Doa KOe UnTuk OrNg Tua Koe

Maret 15, 2008
Ya tuhan Allah, rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Tuhan Allah, berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang besar
atas kesayangan yang Mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Tuhan Allah, apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
meningginya kedudukan mereka dan bertambahnya pahala kebaikan mereka
dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya TuhanAllah, bila kau telah memangil mereka sebelumku,
izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku.
Tetapi jika aku yang lebih dahulu menghadapmu ,
maka izinkahlah aku memberi syafa’at untuk mereka,
sehingga kami semua berkumpul bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta rahmat-Mu.

Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir
dan Engkaulah yang Maha Pengasih Di antara semua pengasih.

aYAaaH

Maret 15, 2008

Sedalam laut, seluas langit

cinta selalu tak bisa diukur

begitulah ayah mengurai waktu

meneteskan keringat dan rindunya

untukku

Ayah pergi sangat pagi

kadang sampai pagi lagi

tapi saat pulang

ia tak lupa menjinjing pelangi

lalu dengan sabar

menguraikan warnanya

satu persatu padaku

dengan mata berbinar

Waktu memang tak akrab

denganku dan ayah

tapi di dalam buku gambarku

tak pernah ada duka atau badai

hanya sederet sketsa

tentang aku, ayah dan tawa

yang selalu bersama

kEsed!hAAn YAng Tak BBErUJUuNG

Maret 15, 2008
 
Mengapa kamu hadir dalam hidup ku
Jika semua hanya sesaat
Aku tau semua ini akan berakhir
saat ini dirimu tlah menjauh dari ku

Ku kira kau yang slama ini ku cari
Ku kira kau tempat ku bersandar
Tapi semua itu hanyalah mimpi ku
Karna cinta mu bukanlah untuk ku

Sekarang aku mulai berfikir
Alangkah baiknya bila ku tak mengenal mu
Alangkah baiknya bila ku tak mengenal cinta
Alangkah baiknya bila ku tak berharap pada mu

Tahukah engkau bahwa
Betapa aku ingin berada di dekat mu
Betapa aku ingin menatap mata mu
Menikmati lengkung senyum mu
Mendengar tawa lepas mu
Melihat mu dan bersama mu

Seandainya sedetik saja kau izinkan aku mencintai mu
Aku akan menjaga cinta itu
Sampai akhir aku berlalu dari dunia ini
Aku takkan pernah melupakan mu
Meski diam mu semakin menyiksa ku
Tapi aku akan menikmati
Indahnya mencintai mu….

kerajaan islam

Maret 11, 2008

Islam sebagai sebuah pemerintahan hadir di Indonesia sekitar abad ke-12 namun sebenarnya slam sudah sudah masuk ke indonesia pada abad 7 Masehi. Saat itu sudah ada jalur pelayaran yang ramai dan bersifat internasional melalui Selat Malaka yang menghubungkan Dinasti Tang di Cina, Sriwijaya di Asia Tenggara dan Bani umayyah di Asia Barat sejak abad 7.<ref>Musyrifah Sunanto, Sejarah Peradaban Islam Indonesia, 2005, Rajawali Press, hal. 8-9; Ahmad Mansur Suryanegara, Menemukan Sejarah, 1998, cet. IV, Mizan, hal. 92-93; A. Hasymi, Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia: Kumpulan prasaran pada seminar di Aceh, 1993, cet. 3, al-Ma’arif, hal. 7; Hadi Arifin, Malikussaleh: Mutiara dari Pasai, 2005, PT. Madani Press, hal. Xvi; Ensiklopedia Tematis Dunia Islam Asia Tenggara, Kedatangan dan Penyebaran Islam oleh Dr. Uka Tjandrasasmita, 2002, Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta, hal 9-27. Dalam beberapa literatur lain disebutkan bahwa Islam masuk ke Indonesia abad ke 9. Ada juga yang menyebutkan abad ke 13. Namun, sebenarnya Islam masuk ke Indonesia abad 7M, lalu berkembang menjadi institusi politik sejak abad 9M, dan pada abad 13M kekuatan politik Islam menjadi amat kuat.

Menurut sumber-sumber Cina menjelang akhir perempatan ketiga abad 7, seorang pedagang BangsaArab menjadi pemimpin pemukiman Arab muslim di pesisir pantai Sumatera Islam pun memberikan pengaruh kepada institusi politik yang ada. Hal ini nampak pada Tahun 100 H (718 M) Raja Sriwijaya Jambib yang bernama Srindravarman mengirim surat kepada Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz dari Khilafah Bani Umayah meminta dikirimkan da`i yang bisa menjelaskan Islam kepadanya. Surat itu berbunyi: “Dari Raja di Raja yang adalah keturunan seribu raja, yang isterinya juga cucu seribu raja, yang di dalam kandang binatangnya terdapat seribu gajah, yang di wilayahnya terdapat dua sungai yang mengairi pohon gaharu, bumbu-bumbu wewangian, pala dan kapur barus yang semerbak wanginya hingga menjangkau jarak 12 mil, kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan lain dengan Tuhan. Saya telah mengirimkan kepada anda hadiah, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekedar tanda persahabatan. Saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya dan menjelaskan kepada saya tentang hukum-hukumnya.” Dua tahun kemudian, yakni tahun 720 M, Raja Srindravarman, yang semula Hindu, masuk Islam. Sriwijaya Jambi pun dikenal dengan nama Sribuza Islam. Sayang, pada tahun 730 M Sriwijaya Jambi ditawan oleh Sriwijaya Palembang yang masih menganut Budha Musyrifah Sunanto, op cit. hal 6.

[[Islam]] terus mengokoh menjadi  institusi politik yang mengemban Islam. Misalnya, sebuah kesultanan Islam bernama Kesultanan Peureulak didirikan pada 1 Muharram 225H atau 12 November tahun 839M. Contoh lain adalah Kerajaan Ternate. Islam masuk ke kerajaan di kepulauan Maluku ini tahun 1440. Rajanya seorang Muslim bernama Bayang Ullah.

[[Kesultanan]] [[Islam]] kemudian semikin menyebarkan ajaran-ajarannya ke penduduk dan melalui pembauran, menggantikan Hindu sebagai kepercayaan utama pada akhir [[abad ke-16]] di Jawa dan Sumatra. Hanya [[Bali]] yang tetap mempertahankan mayoritas Hindu. Di kepulauan-kepulauan di timur, rohaniawan-rohaniawan [[Kristen]] dan [[Islam]] diketahui sudah aktif pada abad ke-16 dan [[abad ke-17|17]], dan saat ini ada mayoritas yang besar dari kedua agama di kepulauan-kepulauan tersebut.

Penyebaran Islam dilakukan/didorong melalui hubungan perdagangan di luar Nusantara; hal ini, karena para penyebar [[dakwah]] atau [[mubaligh]] merupakan utusan dari pemerintahan islam yg datang dari luar [[Indonesia]], maka untuk menghidupi diri dan keluarga mereka, para [[mubaligh]] ini bekerja melalui cara berdagang, para mubaligh inipun menyebarkan Islam kepada para [[pedagang]] dari penduduk asli, hingga para pedagang ini memeluk Islam dan meyebarkan pula ke penduduk lainnya, karena umumnya pedagang dan ahli kerajaan/kesultanan lah yang pertama mengadopsi agama baru tersebut. Kesultanan/Kerajaan penting termasuk [[Kesultanan|Samudra Pasai]] , [[Kerajaan Mataram]] di [[Yogja]] / [[Jawa Tengah]], dan [[Kesultanan Ternate]] dan [[Kesultanan Tidore]] di [[Maluku]] di timur.

prasejara

Maret 11, 2008

Secara geologi, wilayah Indonesia modern muncul kira-kira sekitar masa Pleistocene ketika masih terhubung dengan Asia Daratan. Pemukim pertama wilayah tersebut yang diketahui adalah manusia Jawa pada masa sekitar 500.000 tahun lalu. Kepulauan Indonesia seperti yang ada saat ini terbentuk pada saat melelehnya es setelah berakhirnya Zaman Es.

sejara greja

Maret 11, 2008

Setelah berdirinya GBI Antiokhia sejak 6 Desember 1992 dibawah naungan Gereja Bethel Indonesia, sering dirasakan adanya kendala dan masalah dilapangan khususnya dalam hal perintisan cabang-cabang baru. Hal semacam ini semakin terasa pada cabang Sumatera Utara khususnya di kota Medan. Dalam mengatasi segala kesulitan dilapangan dan demi menjunjung kerukunan dan kebersamaan dengan sesama Gereja Bethel Indonesia; banyak kali kita harus bergumul dengan amat sangat. Setelah berkonsultasi beberapa kali sejak tahun 1996 dengan berbagai pihak khususnya jajaran pemimpin di DPH GBI, didoakan dengan sungguh-sungguh untuk petunjuk dan pimpinan Tuhan Yesus Kristus kepala gereja maka pada tanggal 5 Juni 2002 kami mengajukan surat pengunduran diri dari Sinode Gereja Bethel Indonesia. Pada tanggal 19 Juli 2002 dibawah notaris Hilda Sari Gunawan SH di Jakarta telah dibuat akta pendirian Gereja Berita Injil Antiokhia (GBI Antiokhia) dengan no.18.
Pada tanggal 15 Agustus 2002 kami mengajukan surat permohonan ke Dirjen Bimas Kristen DEPAG RI, untuk mendapatkan pendaftaran sinode gereja baru dengan nama Gereja Berita Injil Antiokhia atau GBI Antiokhia dalam melengkapi persyaratan permohonan tersebut kami mendapat dukungan dari Sinode Gereja Rahmani Kristus Indonesia dan Sinode Gereja Kristen Jakarta disamping semua persyaratan lainnya termasuk surat keterangan tanda lapor Kanwil DEPAG DKI Jakarta yang sudah menerbitkan surat keterangan tanda lapor. Pada akhirnya keputusan Dirjen Bimas Kristen DEPAG RI dengan no: DJ III/Kep/HK.00.5/126/4946/2002 tentang pendaftaran Gereja Berita Injil Antiokhia kami peroleh pada tanggal 23 September 2002. dengan keputusan Dirjen Bimas Kristen inilah kami mulai mempersiapkan segala sesuatu dan memperhatikan dengan amat sangat unsur kesatuan tubuh Kristus khususnya terhadap sinode Gereja Bethel Indonesia yang telah sedemikian mengayomi kami selama ini. Sampai dengan saat yang tepat yaitu pada tanggal 15 Mei 2003, barulah sinode GBI Antiokhia mengadakan sidang raya pertama di Jakarta guna meresmikan sinode GBI Antiokhia secara nyata dan sejak 15 Mei 2003 tersebut seluruh GBI Antiokhia telah beroperasi secara resmi dengan badan hukum sinode Gereja Berita Injil Antiokhia. Dalam sidang raya tersebut juga dinyatakan resmi berdirinya GBI Antiokhia Jakarta, Medan, Tebing Tinggi, Kisaran, Rantau Prapat, Panipahan, Tanjung Balai. Disamping itu dilantik dan ditahbiskan pula 4 orang Pendeta, 8 orang Pendeta Muda serta 10 orang Pendeta Pembantu dan 1 orang Evangelis

Dengan demikian resmilah sudah berdirinya Sinode Gereja Berita Injil Antiokhia dengan gereja cabangnya seperti tersebut diatas dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama ditahun 2003 akan dibuka cabang Pontianak dan Sydney mohon dukunagn doa, moril maupun materil dari anda sekalian demi perkembangan Sinode GBI Antiokhia ini sangatlah diperlukan. Melalui laporan singkat sejarah ini, kami menghaturkan banyak terima kasih kepada Sinode Gereja Bethel Indonseia dan Sinode-sinode lainnya serta para hamba Tuhan yang senantiasa mendukung dan membantu kami. Tuhan memberkati.

persahabatan

Maret 11, 2008

persahabatan sejati…..

Hanya… semenit diperlukan untuk mendapat sahabat baik… sejam untuk menghargainya… sehari untuk menyayanginya… tapi sepanjang hidup untuk melupakannya ,”bukan sepanjang hidup saja untuk melupakan orang2 yang qt sayangi tapi lebih dari itu, kehilangan adalah bagian dari hidup yang akan qt lalui tp apakah qt mampu memperjuangkannya?


seorang teman ataupun sahabat tidak pernah mengenal kata ‘melupakan’seorang sahabat tak akan pernah melupakan sahabatnya lagi, tapi mungkin karena jarak dan waktu yang membuat seseorang sejenak terlupakan,dam kesibukan untuk menggapai cita2,dan terus2 untuk memperbaiki diri itu yang membuat seolah waktu terasa sangat kurang, jadi jangan sekali-sekali menganggap seorang sahabat akan melupakan sahabatnya lagi…

seorang sahabat tidak mengenal kata melupakan,bukan kehidupan yang memiliki arti kalau kita ga’ mengalami kekecewaan, ataupun bahagia,mungkin butuh waktu untuk melupakan org yang qt sayangi,lebih baik waktu yang menjawab semuanya daripada hidup qt yang terus tenggelam dlm semua hal yg bs membuat hidup qt hancur.

mencintai tanpa syarat, berbicara tanpa perhatian, memberi tanpa alasan dan peduli tanpa pamrih..itu inti dr persahabatan sejati

Berilah waktu utk itu , kamu akan memberi keceriaan kepada seseorang atau mungkin mengubah hidup mereka kepada yang lebih baik.. thx for being my friend! I LOVE U FRIENDS….

cinta sejati

Maret 11, 2008
Kenapa kita menutup mata
ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Ketika kita berciuman?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK
TERLIHAT...
Kita semua agak aneh... dan hidup
sendiri juga agak aneh...
Dan ketika kita menemukan seseorang
yang keunikannya SEJALAN dengan
kita..
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke
dalam suatu keanehan serupa
yang dinamakan
CINTA..
Ada hal2 yang tidak ingin kita
lepaskan..
Orang2 yang tidak ingin kita
tinggalkan...
Tapi ingatlah...
melepaskan BUKAN akhir
dari dunia,
melainkan awal suatu kehidupan
baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang
menangis,
mereka yang tersakiti,
mereka yang telah
mencari...
dan mereka yang telah
mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa
menghargai
betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan
MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu
dan kamu MASIH menunggunya
dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum
sambil berkata: "Aku
turut berbahagia untukmu"
Apabila cinta tidak berhasil...
BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan
sayapnya dan terbang ke alam
bebas LAGI..
Ingatlah...bahwa kamu mungkin
menemukan cinta dan
kehilangannya..
Tapi..ketika cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu mati
bersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..
MELAINKAN mereka yang tetap
tegar ketika mereka
jatuh.
Entah bagaimana...dalam
perjalanan kehidupan,
kamu belajar tentang dirimu sendiri..
dan menyadari bahwa penyesalan
tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi
atas pilihan2 kehidupan
yang telah kau buat.
TEMAN SEJATI...Mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa..'
Menunggu selamanya ketika
kamu berkata'Tunggu
sebentar'
Tetap tinggal ketika kamu
berkata: "Tinggalkan aku sendiri"
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata: "Bolehkah saya masuk?"
MENCINTAI...
BUKANlah bagaimana kamu melupakan..melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan.. melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
dibandingkan menangis tersedu2..
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah
hilang..
Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang..
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah,
kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang..
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang.
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila
kita melepaskannya.
Apabila kamu benar2 mencintai seseorang, jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai MELAINKAN
BERJUANGLAH demi cintamu.
Itulah CINTA SEJATI.
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang
'yang tersedia'
Lebih baik menunggu orang yang kamucintai DARIPADA orang yang berada
disekelilingmu
Lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat untuk
dibuang hanya dengan 'seseorang'
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu
dan kadang kala,
teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta
yang tidak kamu sadari.
And now find Ur Love .......

ujian nasional

Maret 11, 2008

Sejak hasil Ujian Nasional SMU dipublikasikan Senin lalu dan banyak siswa yang tidak lulus karena nilainya dibawah 4.25, bertubi-tubi kritikan terus melayang ke pemerintah. Mulai dari “tidak sensitif terhadap permasalahan”, sampai ke “pemerintah melanggar HAM!”. Sayangnya hampir semua kritikan tidak konstruktif. Misalnya, pernah ada siswa yang memprotes kenapa belajar 3 tahun ditentukan 3 jam? Ada juga yang protes kenapa kelulusan ditentukan hanya dengan 3 mata pelajaran.
Kalau ujian 3 mata pelajaran saja tidak lulus, kalau ditambah lagi, jangan-jangan semakin tidak lulus?
Ujian 3 jam untuk menilai proses belajar 3 tahun juga tidak dapat terlalu disalahkan. Tentu saja hasil ujian nasional bisa lebih mencerminkan kualitas akademik siswa kalau frekuensinya lebih sering (contoh: 3 bulan sekali). Tetapi dengan kekurangan anggaran nasional yang terus terjadi, akan terasa lebih pantas kalau dana pemerintah dipakai untuk memperbaiki kualitas guru dan sarana pengajaran.
Ini kembali mengingatkan kita kalau UN bukan masalah gampang. Di satu sisi eksekutif ditekan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan di sisi yang lain juga dituntut untuk meluluskan sebanyak mungkin siswa.
Ada dua rantai dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pertama meningkatkan kualitas pendidikan itu sendiri, dan yang kedua adalah mengevaluasi output dari hasil pendidikan, antara lain dengan UN. Jika kualitas sudah diupayakan untuk meningkat, tapi tidak pernah dievaluasi, lalu dari mana pemerintah tahu kalau kualitas pendidikan sudah lebih baik. Kalau sudah dievaluasi, dan siswa-siswa yang kualitasnya dibawah standar tetap diluluskan, berarti pemerintah melakukan kebohongan publik.
Atau standarnya diturunkan? Nilai minimum 4,25 saja sudah terdengar sangat rendah, kalau diturunkan berarti kualitas akademik pelajar Indonesia semakin rendah. Atau standar kelulusan ditentukan secara regional (apalagi dengan semangat otonomi daerah)? Berarti si Fulan bisa jadi orang pintar di provinsi A tapi jadi orang geblek di provinsi B. Bukannya seharusnya kepintaran adalah sesuatu yang universal?
Oleh karena itu, ujian nasional harus tetap diadakan, dengan standar (yang kalau bisa) terus menerus dinaikkan. Tetapi ini tidak berarti pemerintah tinggal berpangku tangan, karena anda, pemerintah, punya ujian yang jauh lebih berat, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan.

global warming

Maret 4, 2008

Correction Appended

SAN FRANCISCO — Lawyers for the Alaska Native coastal village of Kivalina, which is being forced to relocate because of flooding caused by the changing Arctic climate, filed suit in federal court here Tuesday arguing that 5 oil companies, 14 electric utilities and the country’s largest coal company were responsible for the village’s woes.
Skip to next paragraph
Related
Flooding is forcing Kivalina, Alaska, to relocate.
The suit is the latest effort to hold companies like BP America, Chevron, Peabody Energy, Duke Energy and the Southern Company responsible for the impact of global warming because they emit millions of tons of greenhouse gases, or, in the case of Peabody, mine and market carbon-laden coal that is burned by others. It accused the companies of creating a public nuisance.
In an unusual move, those five companies and three other defendants — the Exxon Mobil Corporation, American Electric Power and the Conoco Phillips Company — are also accused of conspiracy. “There has been a long campaign by power, coal and oil companies to mislead the public about the science of global warming,” the suit says. The campaign, it says, contributed “to the public nuisance of global warming by convincing the public at large and the victims of global warming that the process is not man-made when in fact it is.”
Kivalina, an Inupiat village of 400 people on a barrier reef between the Chukchi Sea and two rivers, is being buffeted by waves that, in colder times, were blocked by sea ice, the suit says. “The result of the increased storm damage is a massive erosion problem,” it says. “Houses and buildings are in imminent danger of falling into the sea.”
The estimated cost of relocating the village is up to $400 million, the suit says.

Some lawyers in the case participated in the long-running litigation against American tobacco companies in the 1990s, and some of the same legal theories echo through the complaint. But the hurdles may be greater than those in the tobacco wars. Global warming is a diffuse worldwide phenomenon; a successful public nuisance case requires that defendants’ behavior be directly linked to the harm.

“Public nuisance law has been used from time immemorial to address issues that have not been addressed by the political branches,” said Kirsten H. Engel, a law professor at the University of Arizona. But Professor Engel added, “It’s very difficult to get a court to jump in here and say that what these companies are doing, and have been doing for years, is unreasonable and creating a public nuisance.”

Two similar lawsuits, one brought by California against six automakers and another by a coalition of Eastern states against utility companies, have been dismissed by federal judges. Both judges said the issues involved were political and did not belong in the courts. Those decisions have been appealed.
Matt Pawa, a lawyer for Kivalina, said this case was different because it sought monetary damages for an injured party. “The kind of harms to property and public welfare caused by global warming are classic public nuisance injuries,” Mr. Pawa said
He addedthat the other cases had no conspiracy claims, which he said courts routinely addressed.
Reached late Tuesday, spokesmen for three defendants — Jason Cuevas of Southern, Vic Svec of Peabody and Gantt Walton of Exxon Mobil — said they would not comment on the substance of the lawsuit.

But Mr. Svec said, “Rather than unreasonably suing companies for the weather, we would encourage everyone to join Peabody in supporting aggressive development of carbon capture and storage projects and other technologies that help us provide both energy security and carbon solutions.”

Of the accusation that Exxon Mobil participated in a disinformation campaign, Mr. Walton said, “The recycling of this type of discredited conspiracy theory only diverts attention from the real challenge at hand — how to provide the energy to improve living standards while also reducing greenhouse gas emissions.”
This article has been revised to reflect the following correction:
Correction: February 28, 2008
Because of an editing error, an article on Wednesday about a lawsuit filed against energy companies by an Alaska Native coastal village that is being forced to relocate because of flooding caused by the changing Arctic climate misstated the estimated cost of moving the village. It could cost up to $400 million, not up to $400,000.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.